Kabupaten Banyuwangi memiliki potensi unggulan yang berbeda dari Kabupaten / kota lain di Provinsi Jawa Timur. Hal ini disebabkan di Kabupaten Banyuwangi telah tersedia sarana dan prasarana yang cukup representatif (utility), sehingga membuat Kabupaten Banyuwangi menjadi daerah yang layak sebagai tujuan wisata dan tujuan investasi penanaman modal pada umumnya.
Di era globalisasi dewasa ini, peran publikasi dan informasi sangat penting dan mampu memberikan peluang aksesibilitas yang semakin cepat bagi masyarakat luas akan informasi (potensi daerah, peluang investasi, maupun data / informasi yang lain).
Inovasi packing modul yang dikemas dengan baik akan memberikan mata rantai dan double impact penyebaran serta image building terhadap minat dan daya tarik kunjungan. Hal ini menjadikan kegiatan Red Island Banyuwangi International Surfing Competition 2013 menjadi promosi media modern yang tepat untuk mengembangkan potensi Kabupaten Banyuwangi.
Untuk itu Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mengambil dan memutuskan strategi intrepreneur ini sebagai sarana mempublikasikan dan mengenalkan Kabupaten Banyuwangi di kancah nasional, regional maupun Internasional.
Red Island Banyuwangi International Surfing Competition 2013 diharapkan mampu berperan sebagai jendela dunia, dan menjadi spot center perhatian dunia di Kabupaten Banyuwangi, untuk itu event yang sangat bergengsi ini hendaknya direncanakan, ditata dan dilaksanakan secara profesional dan terintegrasi dengan kegiatan-kegiatan pendukung lainnya. Yang pada gilirannya nanti, tujuan penyelenggaraan Red Island Banyuwangi International Surfing Competition 2013 dapat dicapai sesuai dengan yang kita cita-citakan.
Akhirnya dengan memohon ridhlo dari Alloh SWT, semoga penyelenggaraan Red Island Banyuwangi International Surfing Competition 2013 dapat terlaksana dengan baik, lancar, aman dan sukses.

BUPATI BANYUWANGI

H. ABDULLAH AZWAR ANAS, M.Si

Selancar air (Surfing) dikenal sebagai salah satu olahraga ekstrim air yang banyak digemari oleh kalangan anak muda pantai, tetapi tidak menutup kemungkinan digemari pula oleh masyarakat di luar wilayah pantai.
Surfing saat ini tidak hanya menjadi olahraga air tetapi berkembang menjadi suatu gaya hidup bagi kalangan anak muda pantai, karena mereka menganggap bahwa Surfing adalah olahraga air yang sangat menantang sehingga dapat memacu adrenalin dan memiliki style atau gaya tersendiri bagi para peminatnya terutama anak pantai.
Olahraga selancar air atau Surfing adalah olahraga yang tumbuh dan mulai berkembang di Amerika, sekitar tahun 1960-an tepatnyan di Hawaii. Karena daerah tersebut memiliki ombak yang pecah serta bertahap yang sangat cocok digunakan untuk olahraga selancar air (Surfing) ini. Penyebaran olahraga selancar air ini dimulai dan dapat dirasakan di penjuru dunia sekitar tahun 1964 tanpa kecuali di Asia. Karena pesatnya penyebaran dan perkembangan olahraga ini, maka para peminat atau pelaku olahraga ini, atau yang lebih dikenal dengan sebutan surfer membuat sebuah asosiasi yang berskala internasional dengan nama ISA (International Surfing Association) yang berpusat di California, yang sampai saat ini sudah memiliki anggota lebih dari 70 negara.
Seiring dengan perkembangan olahraga selancar air (Surfing) yang sangat cepat, maka banyak pula munculnya perkumpulan-perkumpulan Surfing dan para peminatnya di setiap negara yang memiliki pantai dan ombak yang dapat digunakan untuk berselancar.

Pada tahun 70-an olahraga selancar air mulai dikenal di Indonesia, yang diperkenalkan oleh seorang warga negara Australia yang sedang membuat film tentang para peselancar atau surfer, dan pengambilan gambarnya dilakukan di Bali sehingga olahraga ini lebih dulu dikenal di Bali.
Setelah itu tidak sedikit para masyarakat lokal Bali yang mulai mempelajari olahraga tersebut, karena ditunjang dengan kedudukan Indonesia yang memiliki banyak pulau dan pantai yang memiliki ombak yang ideal untuk olahraga ini, maka perkembangan dan penyebaran olahraga selancar air ini sangat cepat.
Bahkan sampai saat ini banyak daerah-daerah terpencil di Indonesia yang memiliki pantai yang indah dengan ombak yang cukup ideal untuk olahraga ini, menjadi daerah objek wisata para wisatawan dan peselancar (surfer).
Saat ini Surfing telah tumbuh menjadi event dan trend dunia. Sebagai event profesional yang mampu menyedot perhatian publik cukup besar. Menjadi ajang dan mampu mendominasi dan menyedot perhatian media massa. Oleh karenanya event ini dapat dimanfaatkan sebagai media compaign bagi leading sector yang berkepentingan.
Pengemasan event Surfing yang profesional berskala nasional, regional maupun internasional disamping mampu mendongkrak citra, juga mampu menggerakkan animo publik untuk kembali memanfaatkan potensi ombak sebagai sarana berolah raga maupun mendukung kegiatan dan aktivitas kita sehari-hari.
Pemerintah Kabupaten Banyuwangi saat ini tengah berusaha sekuat tenaga untuk membangun sebuah brand image bahwa Banyuwangi sangat layak menjadi destiniasi utama wisata internasional dan tujuan utama tempat investasi penanaman modal dengan dukungan penuh kebijakan Pemerintah dan segenap lapisan masyarakat Kabupaten Banyuwangi.
Sebagai salah satu strategi guidepoint global yang dapat menarik perhatian mata dunia untuk vocus melihat Kabupaten Banyuwangi sebagai penyelenggaraan Surfing berskala internasional di Kabupaten Banyuwangi dengan nama Red Island Banyuwangi International Surfing Competition 2013.
Event Red Island Banyuwangi International Surfing Competition 2013 dijadikan aksi Promosi Publik / Public Promotion (media campaign) yang akan memberikan dampak positif bagi pengenalan Kabupaten Banyuwangi beserta segala potensinya, di kancah nasional, regional maupun internasional.
Hal yang paling penting untuk diraih adalah tersampainya pesan (global message) potensi yang terkandung di Kabupaten Banyuwangi untuk bisa diketahui secara nyata oleh masyarakat luas.

Maksud diadakan event Red Island Banyuwangi International Surfing Competition 2013 adalah sebagai sarana publikasi dan promosi (media campaign) Kabupaten Banyuwangi di kancah nasional, regional dan internasional, sehingga Nama Kabupaten Banyuwangi bisa dikenal luas beserta segala potensinya sehingga mampu mendorong sebagai daerah tujuan wisata dan tujuan investasi baik Investasi dalam negeri (PMDN) maupun investasi asing (PMA).

  • Memasyarakatkan Olahraga Surfing dengan menyelenggarakan perlomban jenis Surfing bagi masyarakat luas ;
  • Sebagai media campaign untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk berolahraga Surfing dan berpartisipasi aktif dalam memanfaatkan potensi ombak yang ada di Kabupaten Banyuwangi ;
  • Dikenalnya Kabupaten Banyuwangi di kancah nasional, regional dan internasional ;
  • Promosi eco - tourism Kota Banyuwangi " SUNRISE OF JAVA " dan " BANYUWANGI GREEN & CLEAN"
  • Meningkatkan arus kunjungan wisatawan ;
  • Meningkatkan arus investasi ;
  • Brand image Kabupaten Banyuwangi di kancah dunia;
  • Menjalin komunikasi dan persaudaraan Surfing antar komunitas Surfing;
  • Memperkenalkan tempat Surfing kepada komunitas Surfing.